Berikut Beberapa Daftar Dokter Gigi di Jakarta Selatan yang Bisa Anda Datangi

  • Whatsapp

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018 prevalensi gigi serta pengalaman gigi mencapai 67.3% anak pada usia 5 tahun memiliki karies gigi. Yang mana berarti termasuk dalam tahap parah untuk karies pada anak usia dini. Tidak cuma ini saja, di Indonesia masyarakat yang tidak memiliki masalah terhadap gigi hanyalah 7% saja. Padahal WHO menargetkan sekitar 50% penduduk Indonesia harus sudah merdeka dari penyakit jenis ini. Salah satu profesi yang harus berkecimpung pada dunia ini adalah dokter gigi. Berikut ini nanti kita akan membahas apa itu dokter gigi serta dokter gigi di Jakarta Selatan.

Seseorang dapat dikatakan sebagai seorang dokter gigi apabila telah mengikuti pendidikan sarjana dan juga jenjang profesi. Oleh mahasiswa kedokteran gigi, ini disebut sebagai masa preklinik yang mana umumnya akan ditempuh dalam kurun waktu 3,5 tahun. Pada tahap ini mereka akan mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Sedangkan pada jenjang profesi atau biasa disebut sebagai masa klinik atau koas yaitu masa magang di rumah sakit yang mana akan ditempuh dalam waktu 1,5-2 tahun. Setelah melewati masa koas inilah, baru mereka mendapatkan gelar Dokter Gigi. Singkatnya, untuk menjadi dokter gigi diperlukan waktu selama kurang lebih 5-6 tahun.

Dokter gigi sendiri adalah dokter yang difokuskan dalam perawatan gigi. Peran yang dimiliki oleh dokter gigi sangat penting, sebab dokter gigi akan memastikan tentang perawatan gigi serta mulut yang efektif dan aman. Hal ini dikarenakan kegiatan-kegiatan rutin yang terlihat biasa saja seperti pencabutan gigi, pemberian anesti, serta tambal gigi jika tidak ditangani dengan tepat akan menimbulkan komplikasi-komplikasi lain yang berbahaya. Komplikasi yang ditimbulkan sendiri dapat berupa pendarahan berkepanjangan, nyeri, hematoma, hingga paling parah adanya kerusakan saraf sementara hingga permanen. Tugas dokter gigi sendiri sangat beragam, diantaranya:

  • Memberi saran serta instruksi tentang cara merawat gigi, gusi, serta mulut.
  • Pendiagnosisan serta pengobatan keluhan pada gigi, gusi, serta mulut.
  • Mengamati pertumbuhan serta perkembangan pada gigi dan gusi.

Jadwal untuk memeriksakan gigi untuk cek kesehatan gigi sendiri idealnya adalah minimal 6 bulan sekali. Cek gigi dengan teratur akan memudahkan pendeteksian tentang munculnya masalah pada gigi pada tahap awal. Yang mana berarti jika pengobatan dapat dilakukan dengan lebih awal, kerusakan gigi tidak akan memburuk. Dibawah ini adalah beberapa gejala yang memerlukan penanganan dokter gigi, diantaranya:

1. Munculnya rasa nyeri

Keluhan ini sering mengindikasikan adanya gigi berlubang ataupun infeksi serta terjadi pembengkakan. Jika rasa nyeri ini muncul disertai dengan demam dan peradangan, segera temuilah dokter gigi untuk mencegah semakin buruknya keadaan.

2. Terjadinya peradangan

Peradangan pada gigi atau gusi dapat mengindikasikan telah terjadi infeksi. Jika hal ini terus berlanjut, temui dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Nyeri pada rahang

Jika nyeri pada rahang terus berlanjut, segera jumpai dokter gigi. Dokter gigi akan memutuskan apakah kondisi tersebut masih bisa ditangani oleh dokter gigi ataupun merujuk ke spesialis pada bidang mulut untuk melihat apakah terjadi penurunan pada fungsi.

Jika Anda sudah mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah mengunjungi dokter gigi untuk meminimalkan kerusakan yang ada. Untuk Anda di wilayah Jakarta Selatan, dibawah ini adalah dokter gigi di Jakarta Selatan yang dapat menjadi pilihan Anda, yaitu:

Drg. Fitriafinda Alkatiri.

  • Lokasi praktek :My and Your Dentist Kuningan City.
  • Jam praktek : Siang 15.00-17.00.
  • Malam 19.00-20.00.

Drg Adhyana Satya Novanto.

  • Lokasi praktek : Mayapada Hospital.
  • Jam praktek : Siang 16.00-20.00.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *